Senin, 04 April 2011

ARTROPODA

 

Page 1 of 13
ARTROPODA
 Banyak spesies artropoda yang memainkan peran dalam penyakit manusia. Kebanyakandari artropoda bertindak sebagai vektor dari berbagai patogen yang berbeda, pada bagianyang lain dari tulisan ini, kami telah menjelaskan vektor penyakit tersebut. Ada juga
sejumlah artropoda yang menyebabkan kerusakan karena “bisa” mereka tetapi ini bukan
parasit. Disini, kami akan berbicara tentang artropoda yang merupakan parasit danmenyebabkan penyakit pada manusia. Sebagai contoh, myiasis (larva yang menggaliterowongan dalam jaringan) adalah langkap wajib dalam siklus hidup beberapa lalat dankadang-kadang pada jenis yang lain. Spesies yang menyebabkan myiasis di Amerikaadalah
Cochliomyia
(lalat cacing Screw),
Calliphora, Oestrus, Sarcophaga,Gastrophilus
, dan lain-lain. Myiasis dapat terjadi di dalam jaringan normal kulit,pembuluh arteri, usus atau saluran kemih atau luka yang sudah ada sebelumnya, sebagianyang lain mungkin berasal dari infeksi yang lain. Larva dapat menggali terowonganmelalui jaringan nek 
rotik atau sehat menggunakan “hook” mandibula ditambah dengan
enzim proteolitik. Mereka dapat menyebabkan kerusakan mekanis dan mempengaruhidaerah yang merupakan tempat infeksi sekunder. Myiasis kutaneus mungkinmembutuhkan pembedahan terowongan yang dibangun oleh larva. Telur dan larvaserangga dapat dibersihkan dari rambut, kulit dan luka, dengan sabun dan air. Myiasissaluran kemih biasanya bersih dengan sendirinya. Penyingkiran dengan obat anti cacingmungkin perlu untuk myiasis saluran pencernaan. 
Kutu
 Tiga jenis kutu penghisap darah penting bagi kesehatan manusia:
Pediculus humanuscapitis
(kutu kepala),
P. Humanus humanus
(kutu badan) dan
Pthirus pubis
(kutu rambutpubis). Kutu menggunakan seluruh hidupnya pada satu hospes yang sangat khusus dankutu jantan dan betina menghisap darah dan meninggalkan satu hospes untuk berpindahke hospes yang lain (gambar 1 dan 2). 
Kutu Kepala
 
Page 2 of 13Gambar 1 
Siklus hidup kutu kepala mempunyai tiga tahap: telur, nymph, dan dewasa.
Telur:
Nits adalah telur kutu kepala. Mereka sulit dilihat dan sering disangka ketombe atau droplet spray rambut. Nitsdiletakkan oleh kutu betina dewasa dan ditempelkan di dasar dari akar rambut yang paling dekat dengan kulit kepala. Mereka berukuran 0.8 mm x 0.3 mm, berbentuk oval dan biasanya berwarna kuning pucat. Nits membutuhkanwaktu 1 minggu untuk menetas (bervariasi dari 6 sampai 9 hari). Telur yang dapat dilihat biasanya berlokasi padajarak 6 mm dari kulit kepala.
Nymphs:
Telur menetas mengeluarkan sebuah nymph . Cangkang nit kemudian menjadi lebih terlihat denganwarna kuning buram dan tetap menempel pada batang rambut. Nymph terlihat seperti kutu kepala dewasa, tetapiukurannya sebesar ujung jarum. Nymph matang sesudah tiga kali berganti kulit ( , ) dan menjadi dewasa sekitar 7 hari setelah menetas.
Adults:
Kutu dewasa berukuran sebesar biji wijen, mempunyai 6 kaki (masing-masingnya memiliki cakar), danberwarna putih keabu-abuan . Pada orang berambut hitam, kutu dewasa akan tampak lebih gelap. Kutu betinabiasanya lebih besar dari kutu jantan dan dapat meletakkan 8 nits per hari. Kutu dewasa dapat hidup sampai 30 haripada kepala manusia. Untuk dapat hidup, kutu dewasa perlu menghisap darah beberapa kali sehari. Tanpamenghisap darah, kutu akan mati dalam 1 sampai 2 hari tanpa hospes.      


0 komentar:

Poskan Komentar